Sabtu, 23 Agustus 2014

KOPI LUWAK 100% HALAL


Beberapa waktu lalu, kopi luwak marak menjadi pembicaraan. Bukan hanya karena harganya yang mahal dan banyak diburu penikmat kopi, melainkan juga soal Kehalalan Kopi Luwak bagi Muslim. Diperdebatkan apakah kopi jenis ini halal atau haram karena kopi ini berbalur kotoran luwak.

Disebut kopi luwak karena produk kopi ini berasal dari biji kopi yang dimakan oleh luwak dan kemudian dikeluarkan kembali bersama kotorannya. Selanjutnya, biji kopi itu diolah menjadi serbuk kopi yang dikonsumsi oleh masyarakat dan dikenal dengan sebutan kopi luwak.

Proses yang dilalui dalam memproduksi kopi luwak yang seperti itu, menjadi pertanyaan bagi konsumen Muslim. Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons persoalan ini dengan mengeluarkan fatwa yang menyangkut aktivitas memproduksi, menjual, maupun mengonsumsi kopi luwak.

Dalam fatwanya, MUI mengatakan yang dimaksud dengan kopi luwak adalah kopi yang berasal dari biji buah kopi yang dimakan luwak, lalu keluar bersama kotorannya dengan syarat biji kopi itu masih utuh terbungkus kulit tanduk dan dapat tumbuh jika ditanam kembali.

Menurut MUI, kopi luwak dalam ketentuan di atas adalah mutanajjis atau barang yang terkena najis. Bukan najis. Dengan dua syarat yang disebutkan sebelumnya, Kopi Luwak Halal setelah disucikan. “Mengonsumsi kopi luwak hukumnya boleh,” demikian fatwa yang dikeluarkan MUI.

Memproduksi dan memperjualbelikan Kopi Luwak hukumnya juga boleh. Dalam merumuskan fatwa mengenai kopi luwak ini, MUI mempertimbangkan berbagai argumen, baik yang ada dalam Alquran, hadis, maupun sejumlah sumber berupa kitab-kitab berkaitan dengan persoalan tersebut.

Dalam surah al-Baqarah ayat 172, Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk memakan di antara rezeki yang baik-baik yang telah Dia anugerahkan kepada mereka. Manusia juga diminta untuk mengonsumsi makanan halal dari apa yang terdapat di bumi.
Demikian titah yang terdapat dalam aurah al-Baqarah ayat 168.

Mengenai halal dan haram, dalam sebuah hadis riwayat Tirmizi dan Ibnu Majah, Rasulullah mengatakan, yang halal adalah segala yang dihalalkan oleh Allah dalam Kitab-Nya dan yang haram adalah apa yang diharamkan oleh Allah dalam Kitab-Nya. Sedangkan yang tak dijelaskan-Nya adalah yang dimaafkan.

Tak hanya itu, MUI pun mengutip pendapat yang ada dalam Kitab al-Majmu Juz 2 halaman 573, yang menerangkan jika ada hewan memakan biji tumbuhan kemudian dapat dikeluarkan dari perut, jika tetap kondisinya dan sekiranya saat ditanam dapat tumbuh, tetap suci tetapi harus disucikan bagian luarnya karena terkena najis.

Ada juga rujukan pada Kitab Nihayatul Muhtaj Juz II halaman 284. Kitab ini mengungkapkan, jika biji itu kembali dalam kondisi semula dan sekiranya ditanam dapat tumbuh, statusnya adalah mutanajjis, bukan najis. Pendapat yang menegaskan kenajisannya kemungkinan bila biji itu tidak dalam kondisi kuat.

Sedangkan pendapat yang menegaskan mutanajjis, mempertimbangkan bahwa biji itu dalam keadaan tetap. Analog dengan biji-bijian adalah telur. Seandainya keluar dalam kondisi utuh setelah ditelan dan diperkirakan tetap dapat menetas, hukumnya mutanajjis, bukan najis.

Sumber: Ferry Kisihandi, Republika, 27 Mei 2011

Rabu, 27 Februari 2013

Sekilas tenteng Kopi Luwak


Produk kopi luwak alias musang (dalam bahasa Sunda disebut careuh) merupakan bisnis kopi yang kini mulai dikembangkan di Jabar. Terutama di Kab. Bandung, Sumedang, Garut, dan Subang. Produk kopi luwak asal Jabar tergolong sangat banyak dicari pembeli karena memiliki cita rasa khas kopi Priangan yang berdaya saing tinggi.
Kopi luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran musang. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak.

Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, tetapi baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang musang.



Luwak atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak, termasuk buah kopi, sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercema akan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.






Do You Know???

Costs Coffee Results Infographic The Caffeine Poster, How Much Caffeine Are You Drinking? Drinks Guide for Entertaining The World of Beer Drink Wine on a Budget The Most Bizarre and Strongest Beers Ever

Senin, 25 Februari 2013

Keunggulan dan Khasiat Kopi Luwak


·Kopi Luwak berasal dari biji kopi terbaik. Naluri Luwak akan memilih biji kopi paling matang yang biasanya berwarna merah, bahwa kandungan protein yang ada di perut Luwak, membuat biji kopi berfermentasi secara matang dan sempurna.
·Kopi Luwak mengandung kafein yang sangat rendah hanya 0,5 s/d 1 persen. Rendahnya kadar kafein kopi Luwak ini disebabkan oleh proses fermentasi dalam system pencernaan Luwak, hal ini menyebabkan kopi yang dihasilkan dapat nmenciptakan kenikmatan dan aroma yang sangat harum dengan kata lain kopi Luwak tersebut menjadi kopi murni.
·Karena prose fermentasi nya yang alami kopi Luwak menjadi minuman untuk kesehatan seperti meningkatkan stamina, mencegah penyakit diabetes.
·Kopi Luwak mengandung protein yang lebih rendah dan lemak lebih tinggi. Protein terkait dengan rasa pahit pada kopi, kian rendah protein maka rasa kopi semakin tidak pahit. Sedangkan kandungan lemak yang tinggi membuat rasa kopi semakin nikmat, sama seperti makanan.
·Kopi Luwak bebas dari pestisida dan bahan kimia, karena pestisida dan bahan kimia yang terdapat dalam kopi telah dibersihkan secara alami dalam perut Luwak.




Sejarah Garut dan Kopi Preanger


Kopi yang dihasilkan di Garut memiliki beberapa keistimewaan mulai dari sejarah kopi yang di bawa oleh pemerintahan kolonial Belanda ke Indonesia Khususnya Garut sampai pada jenis Kopi nya itu sendiri.
Sejarah garut tidak bisa dilapskan dengan Kopi… dimana berawal dari pembubaran kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendles dengan alasan produksi kopi di daerah limbangan mengalami penurunan sampai pada titik Nol.
Dan Indonesia merupakan negara pertama yang memiliki perkebunan kopi di luar Arabia dan Ethiopia dan VOC memonopoli perdagangan kopi ini dari tahun 1725-1780.
Benih kopi yang ditanam di garut, pangalengan sampai daerah bandung selatan didatangkan oleh pihak kerajaan Belanda langsung dari daerah Amerika latin. Karena faktor kesuburan tanah dan ketinggian lahan yang sangat mendukung menjadikan jenis kopi ini menjadi jenis kopi unggulan yang terkenal yang dinamai jenis “Kopi java Preanger”, kopi inilah inilah yang membedakan dengan kopi di daerah Sumatra dan daerah lainnya di Indonesia.
Jenis kopi ini dulu yang menjadi Favorit di negara2 Eropa yang di bawa oleh VOC dan mejadi kopi dengan harga termahal.
Jadi keunggulan pertama dari Kopi Luwak garut adalah dari jenis kopi nya Kopi Arabika Java Preanger.


Kamis, 07 Februari 2013

Coffee doesn't grow just anywhere






All of the finest coffee in the world is grown between the tropic of cancer and Capricorn.These two imaginary lines define the coffee belt, where soil, temprerature, rainfall and other elements from perfect environment  for coffee trees to flourish. The choicest Arabica beans are found in the higher elevations, where cool air and volcanic soil shape the regional flavor of each bean

The best coffee comes from the best beans



 



From the beans  best  Arabica coffee from the high mountain in garut , as known as coffee java preanger.
We uses only premium single origin coffee beans. With a deep full flavored, heavy bodied brew and a strong and earthy undertones

Luwak Coffee, good price for good coffee






we committed to optimizing your enjoyment and it will be delicious in your cup, the finest coffee and perfectly roasted.
The rare selection of pure luwak beans has been medium roasted to enhance the authentic taste and aroma. All are individually  cleaned, hand selected and roasted  precise levels to ensure premium experience

Tijava goes to House of Representatives


                                The assistant who is always accompany



                                             Look like member of parliament 





Getting invitation for audiensi with Dr.H.Marzuki Alie, head of Parliament, discuss about small industry especially in coffee industry. thanks for your support, even though not in materi, but still it is a great support for us
this's not affiliated with his party and political agenda


         If you need me, you can call me anytime…